RIUH REDAM KERINDUAN

Nyanyian burung di pagi hari
Nuansa mendung dilangit tinggi
Ketika kerinduan hati
Mulai  menyibak  relung  hati sunyi

Tiba-tiba  nyanyian burung itu trhenti

Saat guyuran hujan membasahi bumi

Rindu dan cinta ini hanya menjadi hayalan dalam mimpi di pagi hari

 

Biarlah mimpi-mimpi ini membumi

 Walaupun saat ini belum terjadi

Aku tak akan berhenti

Menanti mu wahai bidadari

 

Tak ada yang bisa aku lakukan

Saat semuanya hanya sebuah mimpi

Menunggumu dan mmberi waktu utuk mu

Sama saja membunuh ku

Dengan waktu yang sangat lama

 

Biarlah aku titipkan mimpi-mimpi ini

Bersama rintikan hujan

Biarlah rasa ini mmengalir seperti tetesan hujan

Dari langit menyirami bunga ditaman

Bunga mekar semerbak wewangian

Biarlah aku tetap bertahan dalam riuh redam kerinduan

 

By: Ahfa Sang Pecincat & Cwi Estell Estell

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s